Ketika Data Menjadi Tuhan: Renungan tentang Agama Baru di Zaman Digital

Kita hidup di era yang aneh, di mana segala hal diukur, dicatat, dan dikalkulasi. Setiap langkah kita, setiap emosi, bahkan setiap detik kesepian kini punya nilai tukar: data. Tanpa sadar, kita telah berpindah dari zaman di mana manusia menyembah Tuhan, menuju zaman di mana manusia menyembah informasi. Yuval Noah Harari menamainya agama data (Dataism). Dan…

Bolehkah Memberi Zakat Fitrah kepada Bani Hasyim dan Muthalib, Simak

Zakat fitrah merupakan zakat yang Wajib dikeluarkan oleh setiap muslim pada bulan Ramadhan. Zakat fitrah memiliki tujuan untuk mensucikan jiwa, memperoleh keberkahan harta, dan lain sebagainya. Zakat fitrah tidak boleh diberikan kepada sembarang orang, karena pembagian zakat fitrah harus tepat sasaran, serta sesuai dengan golongan yang telah ditentukan dalam Islam. Zakat fitrah hanya boleh diberikan…

Benarkah Menata Sandal Kyai Mendapat Berkah? Ini Penjelasannya!

Benarkah menata sandal kiai mendapatkan berkah? Pertanyaan ini sering muncul dan dipertanyaakan oleh orang-orang yang awam dengan dunia pesantren. Dalam dunia pesantren menata sandal kiai adalah suatu tradisi yang sudah turun temurun dan sudah menjadi aktivitas yang sangat berharga. Bagi santri, aktivitas menata sandal kiai adalah bentuk keta’dziman atau bentuk memuliakan guru yang telah mengajarkan…

6 Kebiasaan yang Merubah Hidup Lebih Produktif, Simak

Perkembangan teknologi yang semakin pesat, membuat para pemuda bermalas-malasan untuk menjalani hidup produktif. Semua yang diinginkan terfasilitasi hanya melalui media teknologi. Fasilitas yang ditawarkan, yaitu bila lapar atau ingin memiliki baju baru, tidak perlu repot-repot pergi ke pasar untuk membelinya, karena dapat melalui E-commerce yang sudah tersedia di sosial media. Fasilitas serba instan membuat pemuda…

desain tanpa judul (1)

Pendidikan Sebagai Formalitas

Pendidikan sebagai formalitas? Sepertinya kita perlu memikirkan hal ini, bagaimana pada kenyataannya pendidikan hanya dijadikan sebagai formalitas saja. Anggapan semacam ini tidak hanya muncul pada pelajar saja melainkan para pelaksana pendidikan juga demikian, hal ini dapat dibuktikan dimana para pelajar ketika di sekolah cenderung menganggap pendidikan tidak begitu penting dan tidak begitu berarti untuk hidupnya…