Proyeksi Badan Pusat Statistik (BPS) memperkirakan jumlah penduduk Indonesia pada tahun 2045 mencapai sekitar 319 juta jiwa dengan mayoritas berada dalam rentan usia produktif.
Usia produktif yaitu berkisar 15 sampai 64 tahun. Di usia tersebut banyak orang yang telah menyelesaikan pendidikan, membangun karir, membangun keluarga, dan lain sebagainya.
Jika memanfaatkan bonus demografi dengan tepat, maka Indonesia akan memiliki potensi sangat besar untuk menggerakkan roda perekonomian, sehingga dapat merubah Indonesia yang tadinya negara berkembang menjadi lebih maju.
Untuk menanggulangi hal ini, pemerintah Indonesia mempunyai wacana atau gagasan yakni “Generasi Emas 2045”, gagasan tersebut bertujuan untuk mempersiapkan para generasi muda yang berkualitas, berkompeten, serta berdaya saing tinggi.
Dalam mewujudkan “Generasi Emas 2045” banyak sekali aspek yang perlu ditingkatkan, salah satunya yaitu menginvestasi pendidikan.
Menginvestasi pendidikan merupakan langkah yang harus segera dilakukan, karena dapat meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi lebih berkualitas.
Untuk menunjang pendidikan yang berkualitas, proses belajar mengajar tidak hanya dilakukan didalam kelas, namun juga dibutuhkan kegiatan ekstrakurikuler (Kegiatan diluar kelas).
kegiatan ekstrakurikuler bertujuan untuk mengembangkan keterampilan, minat dan bakat seorang siswa, serta memberikan pengalaman yang berharga di luar lingkup kurikulum inti.
Mendekap Rindu Dikala Senja
Ekstrakurikuler sendiri mempunyai banyak sekali jenis kegiatan, namun hanya akan dijelaskan empat jenis kegiatan ekstrakurikuler yang sangat bermanfaat bagi seorang siswa adalah sebagai berikut:
1. Ekstrakurikuler Pramuka
Pramuka yaitu singkatan dari Praja Muda Karana memiliki arti orang muda yang suka berkarya. Pramuka menjadi wadah generasi muda untuk berkarya serta belajar berbagai keterampilan. Pramuka memiliki beberapa manfaat yaitu:
a. Menumbuhkan Jiwa Nasionalisme yang Tinggi
b. Menjadikan siswa lebih mandiri, serta disiplin
c. Menumbuhkan sikap saling gotong royong
d. Membentuk karakter saling tolong menolong
e. Mempunyai kesehatan mental ataupun fisik
f. Selalu siap siaga dalam menghadapi situasi yang mendesak
2. Ekstrakurikuler Keagamaan
Ekstrakurikuler ini dapat menambahkan pengetahuan secara mendalam tentang agama yang dianut, sehingga memiliki manfaat antara lain:
a. Siswa menjadi lebih rajin dalam beribadah
b. Mengetahui mana yang boleh dilakukan dan tidak boleh dilakukan dalam agama
c. Menumbuhkan rasa cinta terhadap sang pencipta
d. Membentuk kepribadian siswa yang taat terhadap ajaran agama
3. Ekstrakurikuler OSIS (Organisasi Sekolah)
OSIS merupakan salah satu organisasi yang masuk ke dalam kegiatan ekstrakurikuler sangat bermanfaat bagi siswa yang mengikutinya, manfaatnya yaitu:
a. Melatih jiwa kepemimpinan siswa
b. Melatih mengurus organisasi yang mana di dalam nya terdapat berbagai jenis karakter siswa.
c. Melatih kepedulian atau kepekaan terhadap sekitar
d. Melatih tanggung jawab siswa dalam diberi amanah
e. Melatih komunikasi
f. Memperluas relasi
4. Ekstrakurikuler Pilihan
Ekstrakurikuler Pilihan merupakan kegiatan yang dilakukan sesuai minat serta bakat yang dimiliki siswa, sehingga menimbulkan manfaat, sebagai berikut:
a. Meningkatkan potensi yang dimiliki siswa
b. Menumbuhkan rasa percaya diri akan potensi yang dimiliki
c. Tidak tertekan dengan kegiatan yang tidak disukai
Begitu banyak manfaat ekstrakurikuler untuk kehidupan seorang siswa, ekstrakurikuler pun memberi kesempatan untuk mengembangkan keterampilan siswa yang mungkin tidak dipelajari di dalam kelas.
Oleh karena itu sebagai pemuda generasi penerus bangsa, ayolah bersama-sama mewujudkan wacana Generasi Emas 2045 demi Indonesia yang lebih maju dengan meningkatkan kualitas pendidikan yang ditempuh di dalam kelas serta di luar kelas seperti ekstrakurikuler.
Pendidikan di dalam maupun diluar kelas sama lah penting, namun apabila keduanya dilakukan secara seimbang maka akan terbentuk karakter serta keterampilan yang luar biasa.


One thought on “4 Ekstrakurikuler yang Bermanfaat Bagi Siswa, Simak Penjelasannya”