Hantu dalam Pikiran

Mesikipun Ellena dan Raka telah kembali ke rumah dengan selamat, namun Ellena belum juga melupakan, apalagi takut dengan kejadian sore itu, sebaliknya rasa penasaran Ellena dan keingin tahuannya semakin bertambah besar.

Ellena juga sangat senang, dia mendapatkan pengetahuan baru secara langsung, yang mungkin tidak akan pernah dia dapatkan di ruangan kelas. Sambil menyantap hidangan yang telah disediakan ibunya, Ellena terus berpikir.

Nak, kamu sedang memikirkan apa, kok kayak kebingungan? Tanya ibunya secara tiba-tiba.

Ellena hanya menjawab, tidak ada apa-apa bu. Sambil terus menikmati masakan ibunya.

Namun, sepertinya seorang ibu memiliki firasat yang unik tentang perubahan perilaku Ellena. Ibunya mengatakan, bahwa jika kamu mulai kenal dengan seorang pria, sebaiknya kamu tetap berhati-hati dan jangan terlalu berharap berlebih, karena itu hanya akan membuatmu tersiksa.

Tebakan ibu Ellena memang salah dan menurutnya terlalu berlebihan. Namun, tidak ada jalan lain untuk menyembunyikan kejadian itu, selain mendengar tebakan soal cinta yang Ellena sendiri ketika mendengarnya pun terasa sangat menggelikan.

BAGIAN 1: SEJARAH YANG TAK PUNYA NAMA

Selepas makan, Ellena menuju ke kamar tidur, yang berada di atas. Seperti biasa, setelah dia makan, Ellena selalu menuju meja belajar untuk membaca maupun menonton film kesukaannya. Namun kali ini tidak, dia masih terhantui rasa penasaran yang seperti tidak ada habisnya.

Sambil memegang cangkir berisi teh hangat, dia mulia berpikir.

Bagaimana bisa dari kekacauan-kekacauan yang dia lihat bisa memunculkan kehidupan? Sungguh aneh.

Lalu, kalau bumi pernah seasing itu, lantas siapa yang menyusunnya? Apakah semua itu kebetulan?

Pertanyaan-pertanyaan itu meuncul terus di pikirannya, seolah ia telah menjadi hantu baru di kepala Ellena.

Aah,, entahlah, mungkin kotak tua aneh itu bisa memberiku pelajaran lagi besok. Gumam Ellena sambil meletakkan gelas teh yang sudah habis itu, dia kemudia meuju tepat tidur dan berbaring.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *