Fuad Efandi

Saya Fuad Efandi dulu nama pena saya adalah Cendikiawan Muda haha. Hobi saya mengamati, membaca, dan menulis. Apakah saya mahir menulis? Kata orang-orang sih mahir tapi bagiku biasa saja hehe. Tulisan-tulisan saya sudah banyak tayang di berbagai media masa dengan rata-rata tema pendidikan dan agama. Saya sangat tertarik dengan dunia pendidikan, oleh sebab itu saya mulai mendedikasikan pemikiran saya terkait pendidikan lewat tulisan. Semangat! Syarat menulis hanya tiga kok: Menulis, menulis, dan menulis.

Belajar Bisa dimana Saja, Tapi Kenapa Kita Masih Memuja Sekolah?

Belajar! Yaaps sebuah kegiatan yang dilakukan seseorang guna memperolah pengetahuan, pengendalian diri, pengembangan potensi diri, dan pengembangan pemikiran yang kemudian disebut pendidikan (education). Secara garis besar pendidikan sudah ada jauh sebelum adanya lembaga pendidikan semacam sekolah, hal ini dapat dibuktikan di masa umat manusia belum mengenal istilah sekolah itu sendiri, sebagai contoh orang-orang Yunani di…

Sekolah Kok Serem: Sebuah Kritikan Terhadap Pendidikan Konvensional

suroyaproject.com-Sebuah tragedi kecil namun amat memalukan. Ketika itu saya bertemu seorang laki-laki tua di warung kelontong dekat tempat tinggal saya. Laki-laki tua itu menceritakan perihal tragedi kecil yang dialami dia dengan anaknya, yakni anak laki-lakinya enggan untuk berangkat sekolah. Berdasarkan cerita laki-laki tua itu, anaknya tidak berani untuk berangkat sekolah lantaran dimarahi dan dihukum oleh…

Sekolah Penyumbang Pengangguran Terbesar: Membedah Janji Manis Sekolah

Suroyaproject.com-Pada suatu hari sempat saya didatangi rekan lama, dulu sempat satu kelas dengan dia, yakni pada saat saya menempuh pendidikan SMP. Dia datang sambil bercerita tentang nasibnya yang tidak kunjung mendapatkan pekerjaan, sambil menyeruput kopi dia meminta info loker (Lowongan Kerja) kepada saya. Saya hanya menanggapinya dengan kata ringan “Loh ijazahmu kan SMK jurusan TKR…

Usaha Tidak Akan Menghianati Hasil

Suroyaproject.com Yahya adalah salah seorang santri di Pondok Pesantren yang ada di tanah Jawa. Ia memiliki teman akrab yang bernama Alfa. Dibanding Alfa yang cerdas, Yahya merupakan santri yang bisa dibilang agak lamban dalam menghafal. Suatu ketika, Yahya dan Alfa mengambil sebuah kitab nahwu yang terkenal di pesantren, yakni alfiyah ibnu Malik. Ia mulai menghafalnya…

Anak Bukan Halaman Kosong: Mengapa Kurikulum Harus Mengikuti Murid, Bukan Sebaliknya?

“Anak adalah makhluk mentah yang perlu dimasak, dibentuk, dan diarahkan. Anak juga makhluk yang dangkal yang perlu diperdalam. Kewajiban dia adalah menerima. Kewajiban dia adalah menangkap. Tugas dia sudah selesai bila mana dia tunduk dan patuh”. Suroyaproject.com-Setidaknya sepenggal kata tersebutlah yang cocok untuk menggambarkan bagaimana pendidikan kita saat ini berjalan dan memandang makhluk unik pelaku…

Apakah Guru Otoritas Tertinggi dalam Pendidikan?

Suroyaproject.com-Guru dalam dunia pendidikan sejak dahulu memang dijadikan sebagai salah satu sosok yang paling berpengaruh dalam keberhasilan belajar siswa, sehingga dalam hal ini guru menjadi sosok yang harus benar-benar dihormati, ditaati, dan diikuti oleh siswa. Siswa tidak diperkenankan untuk berbuat semena-mena terhadap guru, tidak boleh sama sekali berinteraksi dengan guru layaknya interaksi siswa dengan temannya,…

Antara Adat dan Ambisi: Refleksi dari Keraton yang Belum Selesai Berkabung

Pepatah Jawa pernah menuturkan: wong seda aja dirempak-rempak. Yang artinya orang yang baru meninggal jangan sampai dilangkahi martabatnya. Pitutur ini bukan sebuah slogan biasa, melainkan ia adalah nilai luhur dan nilai moral yang sejak lama dijunjung tinggi oleh Masyarakat Jawa. Selain itu terdapat pula nilai luhur lagi yang juga dijunjung tinggi, yakni ketika anggota keluarga…

Soeharto, Pahlawan yang Menyisakan Luka: Antara Jasa, Kuasa, dan Ingatan Kolektif

Setiap bangsa memiliki cara tersendiri dalam menafsirkan masa lalunya. Namun, yang menjadi persoalan bagaimana jika masa lalu tersebut merupakan luka yang belum sembuh? Pada tanggal 10 November 2025 lalu dimana hari itu bertepatan dengan Hari Pahlawan, pemerintah Indonesia mengumumkan dan menetapkan secara resmi Soeharto sebagai salah satu tokoh pahlawan Nasional. Langkah ini menjadi puncang narasi…

Generasi yang Tak Lagi Membawa Bambu Runcing, Tapi Ide!

Setiap tanggal 10 November, gema perjuangan kembali diperdengarkan. Di televisi, di sekolah, di ruang-ruang upacara, bahkan di media sosial. Kita mengingat kembali semangat mereka yang bertempur di jalanan Surabaya, dengan senjata seadanya, menghadapi penjajahan yang tak berperikemanusiaan. Namun delapan dekade berlalu, bambu runcing sudah lama diletakkan. Tidak lagi ada peluru, darah, atau medan tempur. Yang…

Darfur: Ketika Dunia Diam dan Kemanusiaan Kembali Gagal!

“Never Again”. Yapss sebuah kalimat yang sering kita dengar berulang-ulang setiap terjadi tragedy genosida. Akantetapi meskipun kata itu sering kita dengar, namun pada realitanya dunia seakan lupa bahwa sejarah tidak sebatas pada pelajaran saja, melainkan ia adalah luka yang sangat nyata ketika hal itu diabaikan. Darfur, sekitar dua puluh tahun lalu menjadi sebuah simbol nyata…